TRAVEL DIGITAL DI ERA MILENIAL

“Pariwisata”, kata tersebut sudah tidak asing lagi di zaman milenial ini. Pariwisata merupakan kegiatan perjalanan dari suatu tempat ke tempat lain dengan tujuan tertentu, baik menggunakan media transortasi maupun tidak menggunakan transportasi. Kegiata ini termasuk dalam kegiatan yang berkaitan erat dengan perjalanan atau yang sering kenal dengan kata “Travel”

Terdapat beberapa jenis kegiatan perjalanan antara lain :

  • Hiking (perjalanan ke puncak gunung)
  • Back packer (perjalanan system low budget)
  • Touring (perjalanan jauh) , dan masih banyak lagi

Dalam melakukan kegiatan perjalanan ini,tentu kita memerlukan suatu media untuk membantu kita  agar proses perjalanan dapat berjalan dengan lancar. Di era yang digtal ini, teknologi menjadi semakin canggih hari demi hari. Hal ini sangat membantu kita dalam melakukan berbagi kegiatan, salah satunya adalah travelling.

Perkembangan teknologi yang sangat pesat telah mengubah secara keseluruhan industri pariwisata melalui media digital. Dalam beberapa tahun terakhir, media digital telah berkontribusi dalam mempromosikan,mempermudah dan memperlancar tujuan atau objek wisata.

Contohnya, kita tidak perlu lagi ke tempat hotel untuk booking kamar di hari h, kita dapat memesan melalui media telfon, ataupun aplikasi travel.

Kita tidak perlu lagi antre panjang di bandara untuk mendapatkan tiket pesawat, kita cukup download aplikasi khusus penerbangan dan beli tiket via online.

Aplikasi travel sudah sangat banyak digunakan pada saat sekarang ini. Hampir semua orang memiliki smartphone yang dapat mengunduh berbagai aplikasi yang dapat membantu mempermudah kehidupan sehari hari. Kita harus menggunakan kecanggihan teknologi ini dengan baik dan bijak agar dapat menyebarkan hal-hal positif pada semua orang.

Dengan menggunakan teknologi canggih ini, kita tidak perlu khawatir lagi jika tidak membawa cash, kita bisa menggunakan kartu kredit, mobile banking,internet banking, dan masih banyak yang lainnya.

Cara penggunaan teknologi dapat mencerminkan seseorang bagaimana cara ia mengelola perjalanannya mulai dari perencanaan,dalam perjalanan,hingga saat kembali dari perjalanannya. Dengan menggunakan teknologi, semua menjadi lebih mudah dan praktis.

  • Perencanaan (planning) merupakan tahap awal dalam melakukan perjalanan. Dalam tahap ini, booking tempat dapat mudah dilakukan menggunakan aplikasi travel dan melakukan pembayaran melalui banking internet.
  • Selama perjalanan (on the road) merupakan kegiatan perjalanan yang sedang terjadi. Dalam kegiatan ini, smartphone dapat membantu dalam menunjukkan arah melalui aplikasi peta dan lain sebagainya.
  • Sesudah perjalanan ( after trip) merupakan tahap dimana pelaku yang sedang melakukan perjalanan kembali ke tempat asal.

Dari tiga hal tersebut, dapat kita simpulkan bahwa hadirnya teknologi sangat penting dan tidak dapat dipisahkan dalam sektor pariwisata.

Menteri Pariwisata Arief Yahya selalu mengatakan, “Saat ini industri dunia telah bergeser ke arah industri digital era 4.0, sehingga teknologi digital menjadi sebuah keniscayaan.”

Dalam menggunakan teknologi dalam bidang pariwisata, tentu ada dampak positif dan negatifnya. Dampak positif ntara lain :

  • Menambah jumlah wisatawan, penggunaan teknologi dapat mengundang berbagai orang untuk ikut berwisata pada tempat tertentu
  • Pariwisata bekembang pesat, semakin hari aka nada banyak wisatawan yang bertambah mengunjungi daerah wisata
  • Peningkatan Fasilitas untuk Masyarakat. Masyarakat lokal dapat menikmati destinasi secara gratis untuk menikmati tempat wisata
  • Peningkatan peminat akan produk lokal. Kunjungan wisatawan mengakibatkan jumlah permintaan terhadap produk lokal meningkat. Produk lokal yang mengalami peningkatan terutama terjadi pada produk-produk hasil pertanian.

Adapun beberapa dampak negatif yang muncul diantara lain :

  • Penggunaan teknologi yang kurang bijak. Dalam menggunakan teknologi, kita harus menggunakan secara baik dan bijak.
  • Tersebarnya berita hoax. Penggunaan media teknologi yang salah, dapat mengundang berita kebohongan atau hoax yang dpaat merugikan beberapa pihak
  • Munculnya rasa malas. Tekonologi yang semakin maju dan canggih dapat berpengaruh pada sikap manusia. Kita menjadi lebih malas dan ingin serba instan.
  • Masalah yang menjadi fokus perhatian pemerintah adalah mencari cara untuk memperkenalkan pariwisata daerah dengan tetap menjalankan konsep ekowisata, yakni melestarikan lingkungan dan kehidupan masyarakat setempat di area-area tujuan pariwisata Indonesia.

Berdasarkan tulisan diatas, dapat kita simpulkan bahwa travel digital di zaman teknologi yang berkembang ini dapat mempermudah kita dalam akses perjalanan. Akan tetapi, jika kita tidak menggunkan dengn baik, maka hal ini dapat merugikan orang lain.

Leave a comment

Design a site like this with WordPress.com
Get started